16.4.17

# DIY # Gunung Kidul

Pantai Ngobaran, Pantai Ber-Pura di Gunungkidul Jogja

Pantai Ngobaran di Gunugkidul, Jogja, beberapa tahun lalu sempat ngehits di instagram berkat foto-foto eksotis sore hari berlatar pura seperti di Bali.


pantai ngobaran gunungkidul jogja


Sebenarnya saya kesana sudah agak lama ya, akhir tahun 2014. Tapi baru sekarang sempat ngeblog tentang pantai Ngobaran. Kemarin-kemarin terlalu asik ngeblog tentang kuliner.
Pantai Ngobaran terletak di 70 km tenggara Jogja. Pantai ini satu kawasan dengan pantai Ngrenehan dan Nguyahan. Berhubung waktu itu yang banyak di instagram adalah pantai Ngobaran, jadi kami memilih kesana dulu.

pantai ngobaran gunungkidul jogja


Kami mengambil rute Suaka Margasatwa Paliyan yang jalannya mulus dan pemandangannya sawah dan kebun menghijau. Meski begitu, kami sudah siap dengan jalan yang lebih menantang karena sudah googling sebelumnya bahwa jalan menuju pantai tersebut sangat curam.


pantai ngobaran gunungkidul jogja

Ternyata benar! Memasuki kawasan pedesaan menuju pantai, jalannya naik turun dan berkelok tajam. Kalau belum lama bisa nyetir, mending jangan deh. Retribusi resminya murah lo, cuma Rp 3.000 waktu itu. Tapii.... siapkan uang receh untuk penduduk yang berinisiatif memberi aba-aba di tiap tikungan. Dan tikungannya itu banyak. Kadang mereka sendiri, kadang bergerombol. Ada anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Memang sih sukarela, tapi kalau nggak ngasih ya aneh juga, kan sudah dibantuin? Selain curam, jalannya juga tidak terlalu lebar, karena itu, aba-aba warga cukup membantu agar pengemudi gantian jika berpapasan.

Idealnya sih dipasang reflektor saja, agar pengunjung tidak perlu membayar lebih dari yang dianggarkan. Kasihan juga kalau nggak siap uang. Tapi dengan tikungan sebanyak itu, berapa reflektor ya? Mungkin bisa dicicilah seperti kelok 44 yang tajam kelokannya di Sumatra Barat yang sudah dipasangi reflektor di tiap tikungan.


pantai ngobaran gunungkidul jogja


Selain itu, kita juga harus membayar parkir di pantai Ngobaran. Waktu itu kami dimintai Rp 10.000 untuk satu mobil.
Setelah ketegangan itu, ternyata waktu itu belum banyak orang berjualan di tempat yang nyaman untuk selonjoran. Semoga sekarang sudah ada. Dulu yang ada penjual makanan kecil non-permanen. Sepertinya mie instan rebus juga ada. Sebaiknya memanfaatkan hasil laut seperti pantai-pantai lainnya. Warungnya pun tak perlu mewah, semi permanenpun tak apa, cukup bisa buat selonjor saja dan bersih. Karena itu sebaiknya bawa bekal saja.

Yang tampak menonjol disini adalah pura yang dibarngun dalam sebuah kompleks. Sekilas pura ini lebih mirip tempat ibadah dibanding tempat wisata. Ternyata memang tempat ini menjadi lokasi upacara Melasti. Pura-pura Hindu yang ada memang mengingatkan akan Bali.


pantai ngobaran gunungkidul jogja


Dibawah pura ada sebuah musholla kecil menghadap pantai. Ah, saya jadi mikir, bagaimana kalau terkena abrasi ya? Yang membuat saya bingung adalah mesjid ini menghadp selatan dengan mimbar di selatan menghadap laut lepas. Suasananya magis, tapi untuk sholat jelas salah arah. Oleh penduduk, kiblat ditandai di tembok supaya tidak salah. Tapi kalau tidak membawa tikar, sebaiknya sholat di musholla lain karena lantainya pasir.
Deburan ombak akibat air laut yang memecah tebing curam sangat cantik untuk foto. Saya sih cukup foto diatas saja, tidak turun kebawah karena curam. Ada tangga sih tapi sepertinya akan ngos-ngosan sekali. Sebenarnya didekat mesjid ada pantai yang lebih landai tapi sempit terhimpit karang.
Waktu terbaik untuk foto disini sore hari. Tapi mengingat jalan yang berkelok tajam, sebaiknya jangan terlalu malam.

1 comment:

  1. Pantai Gunungkidul rasa Bali nih mbak Lusi, ada gapura, patung dan pura khas Bali ya :)

    Itu pantai disebelah/dibelakang Mushola indah sekali ya, ombaknya mirip lukisan :)

    Saya rasa kebanyakan jalan menuju obyek wisata pantai rata-rata memang membutuhkan perjuangan untuk sampai kesana, jadi tantangannya mungkin lebih berasa diperjalanannya. Nah sesampai di pantai tinggal leyeh-leyeh sambil selonjoran deh :)

    ReplyDelete

Thank you for your comment. It will appear soon.