30.1.11

# Ragam # Sumatra Utara

Kabanjahe – Brastagi Dalam Jangkauan Gunung Sinabung?

Gunung Sinabung Meletus! 18.000 orang mengungsi ke Kabanjahe dan Brastagi. Baru bulan lalu saya kesana dan kedua daerah itu sungguh indah. Melewati Kabanjahe dan Brastagi serasa melewati Puncak (Jawa Barat) tapi dengan kondisi yang lebih nyaman. Keduanya merupakan penghasil sayur-sayuran, buah-buahan dan tembakau. Hanya saja dibandingkan Puncak, jalan-jalan di Kabanjahe dan Brastagi jauh lebih lengang, sehingga pemandangan lebih bisa dinikmati. Ditambah lagi deretan tanaman kana berbunga merah tak putus dikanan kiri jalan, indah sekali.

Rumah penduduk tidak banyak terlihat, mungkin harus agak masuk ke pedalaman. Disepanjang jalan yang banyak terlihat adalah pasar yang mungkin sebagai tempat mengumpulkan hasil perkebunan. Ketika saya lewat, yang banyak telihat adalah wortel yang daunnya sedang dikupas dan dipak rapi dalam keranjang besar, lalu ditutup plastik, siap dibawa kekota.
Di Kabanjahe ada sebuah daerah bernama Merek, tempat jeruk Brastagi yang terkenal itu berasal. Bentuk jeruknya memang tidak secantik jeruk mandarin, tapi dijamin manis segar. Jika cuaca baik, anda bisa memetik sendiri dikebunnya. Tapi jika tidak mau repot, anda bisa membeli yang sudah dikemas seharga Rp.20.000/kemasan. Penjual yang saya temui waktu itu bukan asli Merek, melainkan dari Siantar yang bekerja musiman di tempat itu. Mereka pujakesuma (putra Jawa kelahiran Sumatra) tapi enggan diajak berbicara tentang ke-Jawa-an mereka.
Brastagi adalah kota yang lebih ramai. Jika malam, ditengah kota terdapat deretan warung makan kakilima. Diudara yang sangat dingin, saya sempat minum jahe sekoteng khas daerah itu untuk menghangatkan badan. Selain itu juga sempat menikmati kerang rebus yang bentuknya cukup besar dan teksturnya kenyal seperti jeroan ayam rebus. Enak sekali rasanya.
Sinabung juga diabadikan sebagai nama kapal besar rute Medan – Batam – Jakarta yang ingin sekali saya coba itu. Sekarang gunung itu meletus. Kabarnya sudah dua orang tewas karena menghisap debunya, sedangkan ribuan lagi mengungsi. Semoga kedua kota indah itu beserta isinya berada dalam lindungan Tuhan. Amin.

No comments:

Post a Comment

Thank you for your comment. It will appear soon.