29.6.15

# DIY # Kuliner

Nyantai di Rumah Coklat Jogja

Kalau pengin nyantai yang gak perlu jaim, coba saja ke Rumah Coklat Jogja.

Rumah Coklat Jogja
Potato Wedges Rp 12.000,-

Dahulu daerah Sagan dan sekitarnya dikenal memiliki banyak cafe untuk berbagai segmen.

Sekarang, beberapa wilayah Jogja punya jumlah cafe yang lebih banyak dari Sagan. Jogja telah berkembang ke arah pinggiran, mendekati kampus-kampus yang memiliki gedung-gedung baru. Namun, Sagan tetap menjadi tujuan yang menarik untuk mencari tempat santai atau nongki.
Rumah Coklat ini sudah ada sejak lama. Hanya saja dulu nggak berani masuk sini karena takut duit nggak cukup. Halagh hihiii.... Jadi sekarang punya duit gitu? Ada dong dari job review bisalah untuk membayar beberapa gelas minuman dan sedikit snack. Heheee....
Tapi keadaan tak seperti dulu. Rumah Coklat yang dulu tampak unik,sekarang harus berbagi halaman dengan penjual tabung gas. Taman di halamannya pun tidak seindah dulu. Hanya jendela depan yang dialiri air itu yang tetap menarik.
Rumah Coklat Jogja
Chocolate Caramel Rp 20.000; Tripple Layer Rp 17.000; Smoothie Rp 15.000

Didalamnya memang menunjukkan bangunan yang lama tak direnovasi tapi pernak-pernak unik yang dipajang sangat menarik. 

Tata letak kursi dan mejanya santai, memberikan kenyamanan tersendiri. Bahkan disebelah kami waktu itu, ada 2 mbak-mbak yang dengan santai bersila diatas sofa sambil bergosip. Bener-bener seperti lagi main ke rumah teman. Untuk yang membawa laptop ada kursi yang lebih tegak didalam untuk membuat ketik mengetik lebih nyaman.
Menu yang ditawarkan kebanyakan berupa makanan ringan dan minuman. Meskipun judulnya Rumah Coklat, tapi minuman lain juga ada. Soal harga wajarlah seperti cafe mahasiswa pada umumnya, tidak murah tapi sama sekali tidak mahal. Rasanya juga lumayan.
Rumah Coklat cukup strategis (jalan menuju kampus UGM dari arah kota), cocok untuk rehat sebentar dari panasnya Jogja.

Rumah Coklat
Jl. Cik Di Tiro No.19
Telpon 0274 546446
Yogyakarta

5 comments:

  1. Replies
    1. Ora ono, soale ono sepadane tukang jualas gas wkwkwkk kurang fotoable

      Delete
  2. potatonya amat menggoda..bumbunya yg bikin aku glek...bikin bumbu begituan gimana ya mak caranya..kapan hari aku inti2 pizzanya juga...latah nih..aku pengen bikin pizza juga hahaha

    ReplyDelete
  3. wiiih minumannya mba sangat menggoda banget :G bikin ngiler jadi hauuuuus :)

    ReplyDelete
  4. Menunya opo wae, Mbak? Masih gagal ngerti di sono jualan apa aja. Mbak Lusi pesen tiga gelas itu buat sendirian apa piye tho? :) Biasa ya Mbak, aku juga gitu suka maju mundur kalau mau masuk cafe atau resto yang rada elit tampilannya. Takut mahal. Ujung-ujungnya ke fast food yang mentok di 30-an. Padahal yo nggak jauh amat bedanya, kecuali kalau kita pesennya menu utama ala-ala orang luar.

    ReplyDelete

Thank you for your comment. It will appear soon.