22.1.15

# DIY # Gunung Kidul

Pantai Drini Gunungkidul Favorit Keluarga

Pantai-pantai Gunungkidul sedang booming and trending sekarang. Salut untuk pemerintah daerah Gunungkidul yang berhasil membangun jalan yang mulus sehingga membuka isolasi daerah-daerah tersebut, termasuk pantai Drini Gunungkidul.
Aman untuk berenang segala usia.


Tempat sandar kapal nelayan membuat pengunjung mengira tidak asik untuk main air.


Sebenarnya pantai Drini adalah pantai lama. Meski kalah populer dengan pantai-pantai baru tapi favorit saya tetap pantai Drini. Jika banyak yang tidak tahu itu wajar, karena pantai ini tersembunyi dibalik tempat sandar kapal nelayan dan pasar ikan. Umumnya orang hanya lewat saja, tidak parkir dan melihat lebih kedalam lagi.
Dari Jogja, letak pantai Drini adalah setelah pantai Baron dan Sepanjang. Bagian depan pantai Drini adalah semacam terminal kecil dengan pasar dan deretan kapal. Kelihatannya agak kotor, namanya juga untuk bongkar muat ikan. Parkir saja disana.
Yang selo, boleh kok naik ke bukit di belakang sana :)

Jika berjalan ke kanan akan naik ke tebing. Di tebing tersebut terdapat beberapa gazebo yang asik untuk duduk-duduk dan memandang laut lepas dari atas.
Di atas tebing disana itu juga ada gazebo untuk melamun :)

Jika berjalan ke kiri terus menyusur pantai, akan bertemu dengan pantai yang akan menjadi favorit keluarga, dari balita sampai nenek-nenek. Pantai dengan pasir putih ini bersih dan tenang. Beda dengan umumnya pantai selatan Jawa, pantai Drini tenang karena terlindung oleh pulau kecil. Perairan yang terlindung membentuk kolam alami yang aman untuk berenang rame-rame. Ada penyewaan ban tentusaja.


Di sekitar tempat untuk berenang tersebut terdapat banyak gazebo, bahkan jumlahnya lebih banyak dari pantai Indrayanti yang sedang ngehits itu. Kalau beruntung bisa mendapatkan posisi strategis pas di pertigaan sehingga bisa memilih pemandangan, yaitu laut lepas, perbukitan, orang berenang atau deretan gazebo. Entah apakah harus membayar sewa untuk duduk di gazebo, tapi sepertinya cukup beli minuman di pemilik gazebo maka bebas sewa.
Beberapa menit kemudian ini ludes. Ca kangkung Rp 8.000, kepiting saus tiram Rp 75.000, ikan bawal bakar Rp 60.000, kakap goreng Rp 35.000, sambal lalapan Rp 8.000, nasi ceting Rp 20.000, kelapa muda Rp 6.000/buah.

Urusan makanan, di pantai Drini juga lebih banyak pilihan. Kalau mau praktis, pesan saja ke pemilik gazebo. Harganya cukup masuk akal kok, tergantung ikan yang dipilih sedang langka atau tidak. Tapi kalau mau puas bisa beli ikan ke pasar tersebut dan meminta pemilik warung memasakkannya. Yang sudah saya coba Warung Makan "Mak Inem", Banjarejo, Tanjungsari, Gunungkidul, telepon 085643601037.
Untuk oleh-oleh orang rumah atau tetangga juga tersedia disini dengan harga murah. Ada rumput laut crispy, udang goreng tepung dan tentunya ikan segar.
Biasanya kalau sudah seharian disini saya nggak ke pantai yang lainnya lagi karena semua sudah tersedia. Kebetulan waktu itu juga ada anak-anak sekolah yang sedang outbond di air. Seru sekali!
Jangan lupa beli oleh2 murah, rumput laut crispy dan udang goreng tepung.


2 comments:

  1. sepertinya keren-keren tapi sayang kok ga kebuka ya gambarnya ? padahal pengen liat

    ReplyDelete
  2. Hadeeeh nggak tau nih. Udah diperbaiki ya.

    ReplyDelete

Thank you for your comment. It will appear soon.