9.6.13

# Duri # Hotel

Hotel Grand Zuri Duri ***


Alamat: Jl Hang Tuah No.26, Duri, Riau.
Telepon: +62 765 598898
Website: www.grandzuri.com/duri/
Pertanyaan pertama yang muncul, "Duri itu dimana?" 
Heheheee.... memang Duri nyaris tak dikenal sebagai sebuah kota, apalagi kota pariwisata. Tapi Duri adalah kota yang sangat penting bagi sejarah perminyakan di Indonesia. Dari sinilah minyak bumi terbaik didunia dihasilkan dan memasok sekitar 60% produksi minyak di Indonesia, bersama kota-kota kecil disekitarnya yaitu Pekanbaru (Minas) dan Dumai). Meski demikian, pembangunan infrastruktur Duri yang merupakan ibukota kecamatan Mandau, sangat jauh ketinggalan dari ibu kota kabupaten Bengkalis. Isu untuk
memisahkan diri sudah lama didengungkan, tapi sampai sekarang Duri tetaplah sederhana seperti kota koboi.  
Karena itu pula, sangat mudah mencari lokasi hotel Grand Zuri karena jalan raya di Duri ya cuma itu-itu saja,
tak akan tersesat. Cukup lurus mengikuti jalan besar bila masuk dari arah Pekanbaru. Dari Pekanbaru, perlu waktu sekitar 3 jam karena banyak jalan rusak. Jika kendaraan yang terperosok atau lubang di jalan sudah terlalu besar, terpaksa harus antri macet, terutama di daerah Gelombang (Kandis) hingga berkilo-kilo meter dan menghabiskan waktu berjam-jam. Jalan Pekanbaru-Duri mudah rusak lantaran dilewati oleh truk-truk raksasa pengangkut CPO, kelapa sawit dan kayu balak. Kecelakaan sering terjadi karena truk-truk tersebut, jadi harus ekstra hati-hati. Duri juga terletak di jalan Raya Lintas Sumatra menuju Sumatra Utara.
Tapi semua kelelahan di jalan langsung sirna setelah masuk hotel Grand Zuri. Dari luar, hotel ini tidak tampak besar dan memang hanya beberapa tingkat saja. Kami sudah sering menginap disini, sampai petugas-petugas hotel hapal dengan kami. Paling enak menginap disini adalah pas liburan. Aneh ya? Kalau di kota-kota lain, hotel-hotel penuh dikala liburan, tapi tidak di Duri. Ketika liburan, masyarakat Duri malah berduyun-duyun ke Pekanbaru untuk mencari suasana baru dan berbelanja. Di hari kerja, kamar-kamar di hotel ini malah penuh disewa oleh karyawan subkontraktor Chevron, karyawan perusahaan minyak seperti Schlumberger, dan para tamu lainnya, baik yang hanya beberapa hari maupun long stay selayaknya kos. Ketika liburan tiba, mereka juga pergi ke kota lain atau mudik.
Jamu beras kencur dan kunir asem
Maka dari itu, jika hotel lain mahal di hari libur, disini malah memasang harga promo. Saya selalu telepon dulu agar mendapatkan kamar tepat didepan kolam renang. Ini karena tidak ada obyek wisata di Duri, sehingga waktu kami habiskan dengan berenang setelah sarapan, sore hari dan setelah maghrib. Asyik loh, seharian berenang itu. Kalau capek bisa berbaring di teras depan kamar yang disediakan sofa.
Jika tidak kebagian kamar didepan kolam renang, ya mau enggak mau, ambil kamar didalam. Kalau pengin istirahat didekat kolam renang, disediakan gazebo berbentuk gubug-gubug yang asri dan semilir.
Fasilitas lain sih banyak ya, ada gym segala. Free wifi sudah pastilah, haregene hotel berbintang masa nggak free wifi? Tapi karena selalu menghabiskan hari dikolam renang, jadinya tidak memanfaatkan fasilitas lain. Untuk sarapan, disini cukup berlimpah dengan pilihan yang beragam. Tapi biasanya yang saya ambil ya itu-itu saja sih, seperti mix salad, sosis, kentang, telur ceplok atau orak-arik dan bubur ayam. Saya tidak terlalu suka nasi atau mie goreng untuk sarapan.
Entah karena saya sudah sering kesini atau bagaimana, tapi menurut saya, service disini paling menyenangkan dibandingkan dengan hotel-hotel lain. Semua petugasnya ramah, terutama petugas kolam renang karena kami seharian disitu melulu. Bahkan tukang rumput yang sedang bekerja disekitar situ pun selalu menyapa dan tersenyum.
Untuk room rate standard saja, mungkin karena selalu dapat promo ya. Sekitar Rp 500.000 untuk didepan kolam renang dan Rp 250.000 didalam. Untuk hari biasa diatas itu.

4 comments:

Thank you for your comment. It will appear soon.