22.10.11

# Hotel # Palembang

Sahid Imara Hotel Palembang ***

Alamat: Jl. Jend. Sudirman No. 1111 A Palembang 30128
Telpon (0711) 371000 (Hunting)
Kesulitan utama perjalanan darat jarak jauh adalah memperkirakan waktu tempuh. Halangan di jalan tidak pernah bisa diprediksi. Meski saya sudah menulis banyak tips yang berhubungan dengan reservasi dan pemilihan hotel, tetap saja banyak peluang untuk melakukan kesalahan. Kadang
kesalahan tersebut berakhir dengan kerugian, kadang malah membawa beberapa keberuntungan.
Sering saya menekankan untuk reservasi dulu, paling tidak browsing dulu. Karena tidak bisa memperkirakan waktu tempuh, hal ini alpa saya lakukan. Ketika itu saya memasuki Palembang sudah jam 23.00 tanpa reservasi hotel, hanya dengan keyakinan pasti banyak sepanjang sungai Musi (terbukti ini adalah keyakinan yang terlalu naïf).
Pemimpin rombongan yang sudah tidak bisa diajak berkomunikasi karena terlalu lelah menyetir dari Lampung, membuat kami nyaris mengambil hotel apa saja. Ketika itu meski belum menurunkan barang tapi sudah parkir di sebuah hotel dideretan komplek ruko di jalan protokol Palembang.
Hotel ini sebenarnya bersih dan tampak baru. Namun sesaat kemudian, saya yang masih didalam mobil melihat gadis-gadis tanggung bertingkah yang tidak mengenakkan hati. Karena saya membawa anak-anak gadis saya, saya putuskan untuk browsing sebentar di smartphone saya dan mendapatkan nama hotel Sahid. Sebagai orang Jogja, ini adalah semacam penyelamat, karena Sahid sangat familiar diseputar Jogja dan Solo. Saya langsung bisa memperkirakan fasilitas seperti apa yang akan saya dapat. Saya langsung menelepon dan booking. Terjadi kesalahpahaman karena check-in sudah telanjur dilakukan tanpa persetujuan saya. Untungnya bisa dibatalkan.
Hotel Sahid hanya 100 meter dari hotel sebelumnya. Saya mengambil alih kemudi dan menuju ke Hotel Sahid. Bangunannya bergaya Eropa. Lucunya, halaman parkirnya sempit didepan dan samping hotel, menyatu dengan jalan umum. Bahkan dari samping hotel bisa tembus ke jalan kecil yang berderet warung-warung empek-empek.
Kesan pertama waktu itu kurang ‘welcome’ karena tidak ada bellboy atau satpam yang membantu parkir dan menurunkan barang-barang. Mungkin sudah terlalu malam atau bagaimana. Padahal justru karena malam dan capek, kami perlu bantuan. Receptionnya sebenarnya ganteng, tapi saying tidak senyum sama sekali. Mungkin males juga melihat saya yang kucel dan bau karena habis perjalanan jauh. Barulah setelah saya check-in, ada room boy yang membantu kami.
Untuk fasilitas kamar menurut saya cukup, tidak ada yang istimewa tapi juga tidak ada yang kurang. Tidak ada compliment berupa teh atau kopi, harus pesan ke room service. Fasilitas luar kamar tidak sempat kami nikmati karena tujuan kami memang hanya untuk tidur dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan kami kembali.
Pagi harinya, barulah kami melihat banyak petugas hotel yang melayani. Ternyata hotel ini banyak dipakai untuk seminar, pelatihan, bahkan meeting PNS. Suasana sarapan cukup ramai tapi tertib karena tidak banyak keluarga yang menginap. Menu sarapan juga standard, tidak istimewa tapi juga samasekali tidak mengecewakan. Jika ingin empek-empek yang murah meriah, tinggal keluar dari pintu di restoran hotel menuju ke jalan samping hotel. Meski membawa 2 tambahan untuk sarapan, tapi hanya dikenakan biaya tambahan untuk 1 anak-anak sebesar Rp 50.000,-.
Rate yang dikenakan malam itu Rp 411,750, tidak ada tariff transit. Menurut saya, secara kesuluruhan pas saja harga dan fasilitas. Tidak ada yang istimewa, tidak juga kurang. Sempat mendapat kejutan kecil ketika pulang, yaitu bell boy yang membantu check out sampai menaikkan barang-barang ke mobil tidak mau menerima tips. Selama bepergian kesana-kemari, baru sekarang saya temui yang seperti itu.

No comments:

Post a Comment

Thank you for your comment. It will appear soon.